Pengertian Kognitif (Umum, Menurut Para Ahli Dan Contohnya) - Aurora Tekno
Artikel Terbaru
Loading...

Sabtu, 02 November 2019

Pengertian Kognitif (Umum, Menurut Para Ahli Dan Contohnya)

AURORATEKNO.COMPengertian Kognitif (Umum, Menurut Para Ahli Dan Contohnya) - Hallo sobat Aurora Tekno dimanapun Anda berada, semoga kita senantiasa diberikan perlindungan dan mendapatkan Rahmat dari sang maha kuasa agar bisa terus menuntut ilmu di muka bumi ini.
Pengertian Kognitif (Umum, Menurut Para Ahli Dan Contohnya)
Thinking
Pada artikel ini, telah saya rangkum pengertian kognitif dan contohnya secara lengkap, yang innsyaallah mudah untuk dipahami oleh kita semua.
Anda juga bisa download pengertian kognitif pdf di bawah artikel ini
Tidak hanya pengertian kognitif, namun afektif dan psikomotorik pun akan diulas juga.

Untuk memudahkan, di bawah saya sediakan tabel (daftar isi) mengenai apa saja yang akan dibahas.


Pengertian Kognitif


Secara umum, kognitif dapat diartikan sebagai kemampuan / kecerdasan intelektual seseorang dalam berfikir atau memahami sesuatu dan memecahkan sebuah masalah.

⇒ Menurut KBBI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kognitif berarti :

  1. Berhubungan dengan atau melibatkan kognisi
  2. Berdasar kepada pengetahuan faktual yang empiris

⇒ Tahapan Kognitif

Menurut Bloom (1956) kognitif mempunyai beberapa tahapan, diantaranya adalah :

  1. Pengetahuan/Hafalan/Ingatan (Knowledge)
  2. Pemahaman (Comprehention)
  3. Penerapan (Aplication)
  4. Analisa (Analysis)
  5. Sintesa (Sinthesis)
  6. Penilaian/Penghargaan/Evaluasi (Evaluation)

⇒ Pengertian Kognitif Anak Usia Dini

Secara singkat, pengertian kognitif anak usia dini adalah suatu hal yang merujuk pada perubahan dalam proses berfikir seorang anak sejak konsepsi hingga usia 8 tahun.

⇒ Pengertian Secara Luas

Mengacu pada poin diatas, kognitif bisa diartikan sebagai suatu perspektif yang mengacu pada kompetensi seseorang dalam mengembangkan kemampuan / potensi (aspek rasional) yang dimiliki oleh orang lain.

Pengertian Kognitif Menurut Para Ahli

Selain definisi secara umum, berikut pengertian kognitif menurut para ahli :

1. Jean Piaget

Pengertian Kognitif Menurut Piaget memberikan batasan mengenai pengetahuan, kecerdasan intelektual dan hubungan seseorang dengan lingkungan sekitarnya.

Baginya, kecerdasan adalah proses yang berkelanjutan dan membentuk sebuah struktur yang dibutuhkan dalam berinteraksi secara kontinyu (berkelanjutan) terhadap lingkungannya.

Struktur yang terbentuk berdasarkan kecerdasan dan pengetahuan sangat subjektif saat masih bayi dan masa awal anak-anak sehingga menjadi objektif pada saat fase awal menuju dewasa.

Menurut Piaget, perkembangan kognitif meliputi 4 hal, yakni :

a. Kematangan

Merupakan hasil perkembangan susunan saraf

b. Pengalaman

Hubungan antara organisme/makhluk hidup dengan lingkungannya

c. Interaksi Sosial

Pengaruh yang ditimbulkan dari hubungan/interaksi sosial dengan lingkungan hidupnya

d. Ekulibrasi

Kemampuan dalam menyesuaikan diri/menjaga keseimbangan dengan lingkungan yang ditempatinya
Pengertian Kognitif (Umum, Menurut Para Ahli Dan Contohnya)
Cognitive Sense According To Piaget

2. Myers

Pada tahun 1996, Myers mengungkapkan pendapatnya :
"Cognition refers to all the mental activities associated with thinking, knowing, and remembering"
Dengan terjemahan :
"Kognitif mengacu pada semua kegiatan mental yang terkait dengan berpikir, mengetahui, dan mengingat"

3. Margaret W. Matlin

Masih sependapat dengan Myers, pada tahun 1994 Margaret W. Matlin menyatakan bahwa :
"Cognition, or mental activity, involves the acquisition, storage, retrieval and use of knowledge"
Terjemahannya :
"Kognitif atau aktivitas mental, melibatkan akuisisi, penyimpanan, pengambilan dan penggunaan pengetahuan"

4. Chaplin

Dalam bukunya yang berjudul "Dictionary of Psychology". Chaplin (2002) menyebutkan bahwa :
"Cognition is a common concept that covers all forms of identification, including in it observing, viewing, noticing, giving, guessing, imagining, estimating, guessing, and assessing"
Dengan terjemahan :
"kognisi adalah konsep umum yang mencakup semua bentuk pengenal, termasuk di dalamnya mengamati, melihat, memperhatikan, memberikan, menyangka, membayangkan, memperkirakan, menduga, dan menilai"

5. Drever

Masih dalam buku "Dictionary of Psychology" karya Chaplin, Drever (2000) menyatakan :
"Cognition is a generic term that includes all models of understanding, namely perception, imagination, capture of meaning, judgment, and reasoning"
Terjemahan :
"Konitif adalah istilah umum yang mencakup segenap model pemahaman, yaitu persepsi, imajinasi, penangkapan makna, penilaian, dan penalaran"

Faktor Yang Mempengaruhi


1. Fisik

Interaksi/hubungan antar individu secara fisik dapat mempengaruhi pola pikir, kecerdasan dan juga penambahan ilmu pengetahuan seseorang.

Namun hal tersebut tidak belaku jika individu tersebut tidak bisa memanfaatkan keadaan (kurangnya kecerdasan kognitif) untuk mempelajari ataupun memahami hal baru melalui orang lain.
Baca Juga : 15 Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Membaca Puisi, Sikap Dan Contohnya

2. Kematangan

Kematangan sistem saraf sangat berpengaruh pada perkembangan kognitif dan juga pola pikir seseorang.

Kematangan yang sesuai akan membantu individu tersebut untuk meraih prestasi secara maksimal, sedangkan kematangan yang kurang akan cenderung membatasi prestasi kognitif secara luas.

3. Pengaruh Lingkungan Sosial

Orang bilang, lingkungan hidup berpengaruh 70% terhadap pembentukan karakter dan pola pikir seseorang.

Dalam hal ini, lingkungan hidup juga merupakan salah satu faktor penting dalam perkembangan dan juga penghambat kognitif seseorang.

Lingkungan sosial yang dimaksud meliputi bahasa, adat istiadat, pengalaman fisik, pendidikan, keluarga, teman bermain dan lain sebagainya.
Baca Juga : Waspada Berbagai Macam Modus Penipuan ATM Terbaru

Contoh Kognitif


Berikut beberapa contoh kognitif dalam penerapan kehidupan sehari-hari :

1. Contoh 1 : Bangun Tidur Saat Alarm Berbunyi

Apakah Anda menggunakan alarm sebagai tanda bahwa waktu bangun tidur telah tiba? Ini bisa menjadi salah satu contoh kognitif seseorang.

Alarm dapat mempengaruhi pengambilan keputusan terutama ketika sendirian, apakah Anda akan bangun dari tidur atau tidak.

Dengan alarm kita bisa menentukan, apakah akan memilih sesuatu yang dibutuhkan atau justru apa yang diharapkan.

Pada kenyataannya, kita akan tetap bangun dan melakukan aktifitas sehari-hari walaupun merasa malas.

Pola pikir seperti inilah yang dinamakan kecerdasan kognitif seseorang, yakni dalam pengambilan keputusan terhadap suatu keadaan.

2. Contoh 2 : Penggunaan Bahasa

Apakah Anda lahir di suatu tempat yang mempunyai bahasa daerah? Sebagai contoh, misal Anda lahir di suatu desa di Jawa Tengah.

Mayoritas penduduk menggunakan bahasa Jawa untuk kesehariannya, lalu Anda juga diajarkan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris di sekolah.

Anda sudah menguasai 3 bahasa yang berbeda sekarang. Nah bentuk kecerdasan kognitif yang bisa dicontohkan pada kasus ini adalah penggunaan bahasa di tempat tertentu.

Secara tidak langsung, kecerdasan kognitif Anda akan mengatur pengambilan keputusan terhadap jenis bahasa apa yang Anda pakai di rumah.

Tidak mungkin Anda akan menggunakan Bahasa Inggris dengan orang-orang sekitar rumah, bisa jadi mereka akan bingung dan tidak mengerti apa yang dimaksud.

Kecerdasan dalam pengambilan keputusan mengenai pemilihan bahasa inilah yang diatur oleh kecerdasan kognitif seseorang, sehingga bisa menyesuaikan kebutuhan.

3. Contoh 3 : Menyelesaikan Masalah

Semua orang pasti pernah mengalami masalah, entah apapun bentuknya. Jika Anda yang mengalaminya, apakah yang akan Anda lakukan?

Pastinya kita akan mencari solusi yang bisa mengatasi masalah tersebut, bahkan lari dari masalah adalah salah satu solusi untuk menghadapi masalah.

Kecerdasan kita mempengaruhi pola pikir bagaimana kita menemukan solusinya. Namun pengambilan keputusan ini dipengaruhi oleh keadaan mental seseorang.

Ketika kondisi pikiran baik, maka kita bisa berfikir dengan jernih untuk menemukan solusinya dan bisa membawa kita menemukan solusi yang tepat.

Sebaliknya, jika sedang dalam kondisi marah, tindakan yang diambil pada umumnya tidak mengarah pada penyelesaian suatu masalah, justru bisa menambah masalah yang lain.
Baca Juga : 50 Kata Kata Mutiara Untuk Status WhatsApp Paling Nge-Top Dan Keren Sepanjang Masa

Pengertian Afektif


Afektif merupakan aspek/unsur yang berkaitan dengan nilai sikap, watak dan perilaku seseorang, aspek ini meliputi hal seperti emosi, sikap, sopan santun, perasaan dan minat terhadap sesuatu.

Beberapa ahli mengatakan bahwa sikap seseorang bisa berubah jika telah memiliki kecerdasan kognitif yang tinggi.

Tingkah laku seseorang mencerminkan hasil belajar mereka dalam mendalami aspek afektif. Afektif sendiri terbagi menjadi 5 tahap, diantaranya adalah :

  1. Receiving / Attending (menerima/memperhatikan)
  2. Responding (Menanggapi) dalam artian “Adanya partisipasi secara aktif”
  3. Valuing (Menilai/menghargai sesuatu)
  4. Organization (Mengatur/mengorganisasikan)
  5. Characterization by evalue or calue complex (Karakteristik/kompleksifitas pada suatu nilai)

Pengertian Psikomotorik


Psikomotorik lebih mengacu kepada keahlian (skill) seseorang pada bidang tertentu. Psikomotorik bisa dikatakan sebuah kelanjutan belajar dari kognitif (memahami sesuatu) dan afektif (dalam berperilaku).

Psikomotor berhubungan langsung dengan aktifitas fisik seperti berlari, menggambar, melompat, menari dan lain sebagainya.

Hasil belajar/perkembangan psikomotorik bisa diukur dari :

  1. Pengamatan secara langsung dan penilaian tingkah laku seseorang selama proses pembelajaran/praktik berlangsung
  2. Memberikan tes dan tanya jawab setelah pembelajaran guna mengukur kompetensi, keterampilan dan juga sikap yang dimiliki
  3. Beberapa waktu setelah selesai mengikuti proses pembelajaran dan bagaimana tingkat keaktifan/penyelesaian suatu masalah dalam lingkungan kerjanya

Kesimpulan


Jika disimpulkan secara singkat, pengertian kognitif adalah kemampuan seseorang dalam mengambil keputusan serta memecahkan suatu masalah terhadap suatu keadaan.

Afektif adalah suatu hal yang berhubungan langsung dengan sifat dan perilaku seseorang dan Psikomotorik adalah bentuk dari keahlian nyata bakat seseorang.
Baca Juga : 11 Tips Sehat Saat Bekerja Di Depan Komputer Dalam Jangka Waktu Yang Lama
Demikianlah penjelasan pengertian kognitif afektif dan psikomotorik, secara umum, anak usia dini dan contohnya.
Untuk Anda yang ingin mendownload pengertian kognitif menurut para ahli pdf silahkan klik tautan berikut.

Share artikel ini kepada teman-temanmu

Silahkan berkomentar dengan baik dan bijak, komentar anda menunjukkan kepribadian diri.
Buka Komentar
Pemberitahuan
Betapa bodohnya manusia, dia menghancurkan masa kini sambil mengkhawatirkan masa depan, tapi menangis di masa depan dengan mengingat masa lalunya - Ali Bin Abi Thalib
Tutup