7 Cara Berpidato Yang Baik Dan Benar Sesuai Kaidah (Public Speaking)

author photo
7 Cara Berpidato Yang Baik Dan Benar Sesuai Kaidah (Public Speaking)
AURORATEKNO.COM ~ Hallo sobat Aurora Tekno Indonesia semua, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara berpidato yang baik dan benar sesuai kaidah yang berlaku. Dengan kata lain, kita akan mempelajari mengenai teknik public speaking yang baik dan benar.

Namun sebelum kita masuk ke dalam inti dari cara pidato yang baik, Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa maksud dan juga pengertian dari pidato.

Pengertian Pidato


Pidato adalah kegiatan berorasi atau berbicara di depan umum dengan tujuan tertentu, contohnya adalah untuk menyatakan pendapat atau yang lainnya. Di masa bangku sekolah materi tentang pidato ada pada pelajaran Bahasa Indonesia.

Anda juga harus mengetahui bahwa ada berbagai metode pidato sesuai dengan ada atau tidaknya persiapan yang dilakukan, berikut adalah 4 metode pidato yang harus diketahui:

1. Pidato Impromtu

Pidato Impromptu merupakan pidato yang dilakukan spontan tanpa persiapan apapun pada sebelumnya.

2. Pidato Manuskrip

Pidato Manuskrip merupakan pidato yang dilakukan dengan cara membaca seluruh naskah pidato yang telah disiapkan sebelumnya, jenis pidato ini cocok untuk pidato yang tidak boleh ada kesalahan sama sekali.

3. Pidato Memoriter

Pidato Memoriter merupakan pidato yang dilakukan dengan cara menghapal semua kata yang ada pada naskah yang telah disiapkan sebelumnya.

4. Pidato Ekstempore

Pidato Ekstempore merupakan pidato yang sering dilakukan, karena sang orator atau penyampai pidato hanya mempersiapkan inti-inti dari materi yang ingin disampaikan, namun tidak menghapal semua kata, sehingga komunikasi menjadi lebih baik antara penonton dan penyampai pidato.

Selain itu Anda juga harus mengetahui sifat-sifat pidato pada berikut ini :

1. Pidato pembukaan, merupakan pidato singkat untuk memulai suatu acara yang dibawakan oleh MC ataupun orang yang berpengaruh pada event tersebut.

2. Pidato pengarahan, merupakan pidato untuk mengarahkan orang.

3. Pidato sambutan, merupakan pidato yang disampaikan pada acara tertentu.

4. Pidato peresmian, merupakan pidato yang disampaikan oleh orang penting pada acara peresmian

5. Pidato laporan, merupakan pidato yang disampaikan untuk melaporkan sesuatu

6. Pidato pertanggungjawaban, merupakan pidato untuk bertanggungjawab pada suatu hal
Nah, setelah Anda sudah paham mengenai perbedaan antara metode pidato dan sifat-sifat diatas, maka Anda harus mempraktikan cara berpidato yang baik dan benar berikut ini, agar penonton tidak bosan dan materi pidato Anda dapat tersampaikan dengan baik.

Cara Berpidato Yang Baik Dan Benar


1. Membuat Konsep

Konsep pidato harus Anda buat agar Anda tahu akan dibawa kemana pidato yang akan disampaikan, sehingga tidak monoton dan membosankan. Isilah konsep Anda dengan materi inti pidato dan materi pendukung serta selingan.

Anda dapat mengurangi grogi ketika sudah membuat konsep yang baik dan telah memahaminya, usahakan sisipkan selipan humor yang berkaitan dengan materi agar tidak terlalu tegang dan membuat Anda gugup.  Anda juga harus menggunakan contoh kalimat pembuka pidato yang baik pada konsep Anda agar pidato menjadi lebih menarik.

2. Latihan Di Depan Kaca

Setelah Anda membuat dan memahami konsep pidato yang akan disampaikan maka sekarang waktunya Anda untuk berlatih di depan kaca, ketika berlatih Anda harus menemukan ekspresi dan cara penyampaian yang tepat, Anda harus membayangkan bahwa kaca merupakan orang banyak yang sedang mendengar pidato dari Anda.

Karena ekspresi Anda ketika menyampaikan pidato akan membuat pidato lebih hidup dan penonton akan mendapatkan pesan yang tepat. Untuk itu Anda harus berlatih menemukan ekspresi wajah dan tubuh sesuai dengan isi materi pidato yang ingin disampaikan.

3. Bersenyum

Ketika Anda sudah latihan dengan menggunakan 2 cara pidato diatas, maka sekarang waktunya untuk mempraktekkan.
Baca Juga : Cara Mengatasi Pengangguran Struktural, Friksional, Siklis dan Musiman
Pada awal pidato Anad harus bersenyum kepada seluruh audience sebelum Anda mengeluarkan kata pertama, ini membuat Anda menjadi lebih rileks dan tidak gugup.

4. Menggunakan Suara Yang Lantang Dan Jelas

Anda harus mengeluarkan suara yang lantang agar semua penonton mendengar apa yang Anda sampaikan, namun Anda juga harus memperhatikan lafal serta ejaan kata yang Anda sampaikan. Karena jika suara Anda lantang namun pelafalan dan ejaannya tidak benar maka pidato Anda menjadi buruk.

5. Tidak Buru-Buru

Jika Anda sedang berpidato di depan orang banyak, maka sampaikan lah pidato Anda dengan santai, jangan terburu-buru.

Biasanya jika Anda terburu-buru ketika sedang berpidato maka pelafalan yang keluar dari mulut Anda akan berantakan, sehingga penonton tidak tahu apa yang sedang Anda sampaikan dan akan tidak yakin dengan apa yang Anda sampaikan.

Untuk itu jangan lah terburu-buru ketika berpidato, santai saja, dan jangan lupa untuk memperhatikan tanda baca.

6. Berdiri Dengan Tegak

Ketika sedang berpidato, tubuh Anda harus tegak dan jangan bungkuk, karena semua mata penonton akan terpusat pada Anda, jadi cobalah untuk berwibawa dengan cara berdiri dengan tegak.

Anda tidak boleh goyang goyang, memainkan jari, dan yang lainnya karena itu semua akan mempengaruhi kepercayaan audience pada materi yang Anda sampaikan.

7. Perhatikan Waktu

Ini harus terdapat pada konsep pidato Anda di tahap pertama, karena durasi atau waktu harus diperhatikan.

Walaupun Anda dituntut untuk santai, tidak terburu-buru, dan tenang namun harus tetap memperhatikan waktu agar tidak terlalu lama waktu yang Anda habiskan pada saat menyampaikan pidato, karena jika pidato yang Anda sampaikan terlalu lama penonton akan menjadi bosan dan akhirnya tidak memperhatikan Anda lagi.
Anda juga dapat belajar seputar pelajaran sekolah lainnya di blog Sudut Sekolah. Terima kasih.

0 Komentar

Jika anda merasa bahwa artikel di blog ini bermanfaat, Anda bisa memberikan donasi melalui Paypal

Tidak diperbolehkan menyalin atau mencuri seluruh konten yang saya tulis di blog ini untuk di publikasi di blog lain, namun Anda boleh menyalin untuk kepentingan sekolah, tugas atau "Menyimpannya secara pribadi"

Postingan Berikutnya Next Post
Postingan Sebelumnya Previous Post