Skip to main content

Cara Mengatasi Flashdisk Tidak Bisa Menyimpan File/Diisi Data


Flashdisk Tidak Bisa Menyimpan File Dan Tidak Bisa Diisi Data? Berikut Cara Mengatasinya!!!
AURORATEKNO.COM ~ Dalam mengatasi flashdisk yang tidak bisa menyimpan file dan tidak bisa diisi data memang banyak cara dan step by step-nya, karena banyak pula penyebab & gejalanya.

Sebelumnya, saya menyarankan anda untuk STOP MEMBACA ARTIKEL INI JIKA TIDAK BERNIAT UNTUK MENGATASINYA.

Karena artikel ini bakalan panjang dan belum tentu solusinya akan cocok untuk permasalahan yang anda alami.

Daripada anda menyalahkan saya karena nggak bisa menunjukkan solusi yang tepat, lebih baik STOP SEKARANG JUGA.

Tapi jika kalian punya mental yang KUAT untuk mencari solusi yang TEPAT, silahkan baca pengalaman saya dalam mengatasi berbagai masalah saat file tidak tersimpan di flashdisk.

Pertama, saya jelaskan dulu bahwa flashdisk yang tidak bisa menyimpan file/diisi data itu banyak sekali penyebabnya.

Jadi anda ya harus sabar...

Saya akan menuntun anda untuk memahami penyebab dari setiap permasalahan yang muncul, anda juga bisa berbagi pengalaman lain di kolom komentar.

Flashdisk Tidak Bisa Menyimpan File / Diisi Data


1. File Sistem Yang Tidak Sesuai

Pahami dulu alasan saya mengatakan bahwa flashdisk tidak bisa dimasukkan data yaitu karena file sistem tidak sesuai.

Ketika file sistem tidak sesuai, gejala yang muncul biasanya :
  • Flashdisk tidak terbaca
  • Copy file diatas 4 GB tidak bisa

Flashdisk Tidak Bisa Terbaca

Sedikit rumit untuk dijelaskan, tapi intinya kalau kalian tidak pernah otak atik ya bukan ini masalahnya

Sebelumnya saya tanya dulu, tidak bisanya itu ketika ditancapkan di komputer atau android?

Kalau di android (menggunakan USB OTG) ya wajar saja. Karena beberapa android tidak bisa membaca flashdisk dengan file sistem tertentu dan anda harus mengganti file sistem tersebut.

Tapi kalau terjadi di komputer maka bukan karena file sistem, jadi lewati saja no 1 ini.

Copy File Diatas 4 GB Tidak Bisa

Jika mencopy file 4 GB (atau lebih) maka akan gagal dan muncul peringatan "The file is too large for the destination file system".

Anda bisa melakukan 2 cara copy file lebih dari 4 GB ke flashdisk untuk mengatasinya.

2. Bad Sector

Menurut saya, masalah kedua cukup rumit untuk dipahami. Pasalnya, kita harus mengecek dan membuktikannya terlebih dahulu.

Apakah benar telah terjadi bad sector pada flashdisk atau tidak?

Bad sector memang sangat jarang terjadi pada flashdisk, justru lebih sering pada Harddisk. Namun saya juga beberapa kali menemukan kasus ini pada flashdisk.

Jika memang terjadi bad sector, maka file yang berada di sektor tersebut akan rusak (corrupt) dan muncul berbagai gejala error lainnya.

Misal : File video di flashdisk tidak bisa dibuka, flashdisk tidak bisa membuat folder baru, file tidak tersimpan di flashdisk dan tidak bisa menghapus file.

Bad sector juga merupakan penyebab kenapa file yang di copy ke flashdisk tidak bisa di buka.

Oleh sebab itu, alangkah baiknya pahami dulu apa itu bad sector, penyebab dan cara mengatasinya.

3. Write Protected

Penyebab ke-3 flashdisk tidak bisa menyimpan file dan tidak bisa diisi data adalah masalah write protected.

Setiap memasukkan file baru maka selalu gagal dan muncul peringatan "The disk is write protected".

Biasanya, hal ini terjadi secara tiba-tiba dan menyebabkan flashdisk tidak bisa diisi data/file, tidak bisa menghapus file didalamnya dan flashdisk tidak bisa diformat.

Salah satu penyebab terjadinya write protected adalah sering mencabut flashdisk sembarangan tanpa di eject terlebih dahulu.

Write protected bisa menyebabkan flashdisk baru tidak bisa dipakai, flashdisk tidak bisa membuat folder baru dan tidak bisa memasukkan file apapun ke dalam flashdisk.

Namun kita masih bisa mengakses file yang sudah tersimpan.

Untuk mengatasinya, silahkan ikuti panduan dan cara mengatasi write protected pada flashdisk.

4. Flashdisk Palsu

Terkadang ada beberapa kasus yang terjadi dimana flashdisk tidak bisa menyimpan file dan tidak bisa diisi data, gejalanya adalah file yang di copy ke flashdisk hilang setelah kita mencabut flashdisk.

Hal serupa saya alami sendiri, waktu itu saya membeli flashdisk dengan kapasitas 8GB. Saat saya isi file lebih dari 100 Mb, pasti ada beberapa file yang tidak bisa saya buka.

Dan setelah saya cabut flashdisk dari komputer lalu saya tancapkan lagi, tiba-tiba file yang saya tambahkan hilang seketika (hanya tersisa beberapa saja).

Segala cara sudah saya lakukan, saya sempat mengira bahwa file tersebut telah berubah menjadi file sistem yang masih mentah (entah apa ekstensinya saya lupa, tapi intinya ada deskripsi "recovery file").

Lalu saya pun mencoba convert file tersebut menjadi file asli, namun hasilnya sia-sia.

Setelah saya cek kapasitas asli flashdisk tersebut hanya sebesar 107,8 Mb, jadi bukan masalah pada filenya tetapi pada kapasitas asli flashdisk tersebut.

Jika kalian ingin mengetahui bagaimana ciri-ciri flashdisk palsu, tenang saja saya sudah buatkan 2 artikelnya.

Jadi, kalian bisa lebih hati-hati saat membeli agar tidak tertipu flashdisk palsu. Selengkapnya dapat kalian baca pada artikel di bawah ini.
Baca Juga : Cara Mengecek Flashdisk Asli Atau Palsu 
Baca Juga : 11 Cara Membedakan Flashdisk Toshiba Asli Dan Palsu

5. Hilang Karena Virus

Penyebab yang terakhir menurut saya termasuk permasalahan umum yang sering terjadi. Masalah seperti ini sering sekali kita temukan, entah saudara, teman, atau bahkan kita sendiri yang mengalaminya.

Apalagi jika kita sering menggunakan flashdisk kita ke banyak komputer secara sembarangan, maka siap-siap saja menanggung resikonya.

Sebenarnya hal seperti ini bisa diminimalisir jika kita menerapkan trik-trik khusus agar flashdisk kita aman walaupun sering digunakan di sembarang komputer.

Banyak orang yang panik ketika file yang ada di flashdisk tiba-tiba hilang, entah file itu baru saja dicopy atau sudah lama ada dalam flashdisk.

Virus bisa menyebabkan copy file ke flashdisk selalu hilang. Orang awam akan beranggapan bahwa file tersebut hilang secara permanen, padahal tidak.

File tersebut hanya disembunyikan menjadi file sistem, dan cara mengembalikannya pun sangatlah mudah.

Saya juga tidak akan terlalu panjang menjelaskan, jika kalian menemukan masalah seperti ini silahkan terapkan langsung cara yang sudah saya tuliskan pada artikel di bawah ini.
Baca Juga : 100% Berhasil!!! 2 Cara Mengembalikan File Yang Hilang/Terhapus Karena Virus
Pada intinya, semua masalah pasti ada solusinya. Jangan pernah menyerah untuk menghadapi masalah, jangan pula lari dari sebuah masalah karena kita bisa belajar hal penting yang tak ternilai harganya 😊.

Jika solusi tersebut masih belum membuahkan hasil, kalian bisa bertanya lebih lanjut pada kolom komentar atau menghubungi saya melalui kontak yang disediakan.
Baca Juga : Waspada Virus Ransomware WannaCry!!! Cegah Dengan 7 Cara Ini Sebelum Terlambat!!!
Demikian artikel yang dapat saya bagikan hari ini, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Jika ada kekurangan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Terima kasih atas kunjungannya, kunjungan kalian sangat berharga sekali untuk kemajuan website ini.

Jangan lupa terus nantikan artikel terbaru dari saya dan sampai jumpa lagi di lain artikel. 😇
Penting : Jika kalian merasa terbantu dengan konten yang ada di blog ini, mohon subscribe channel youtube utama dan subscribe juga channel keduakami. Terima kasih banyak bagi yang sudah membantu, dukungan kalian sangat berarti.

Kebijakan Berkomentar : Silahkan berkomentar dengan baik dan bijak, komentar anda menunjukkan kepribadian diri.
Buka Komentar
Tutup Komentar