author photo
Flashdisk Tidak Bisa Menyimpan File Dan Tidak Bisa Diisi Data? Berikut Cara Mengatasinya!!!
Flashdisk adalah perangkat fleksibel yang paling cocok digunakan untuk menyimpan file ketika kita sering bepergian ke tempat lain. Dengan ukuran yang relatif kecil, kita tidak perlu repot-repot membawa tas untuk menyimpannya, cukup simpan dalam kantong celana maka flashdisk bisa dibawa kemanapun. Sesuai dengan tingkat fleksibelnya, flashdisk terkadang lebih sering digunakan pada komputer-komputer lain. Dengan begitu, biasanya kita banyak menemukan masalah yang timbul akibat sembarangan menancapkan flashdisk ke komputer lain, seperti yang saya bahas kali ini yaitu mengenai flashdisk yang tidak bisa menyimpan file dan tidak bisa diisi data.

Ketika kita sembarangan menancapkan flashdisk ke komputer lain, maka bersiap-siaplah untuk menanggung resiko yang muncul, seperti data yang tiba-tiba hilang karena virus, flashdisk tidak bisa diformat, dan berbagai masalah lainnya. Namun dengan demikian, bukan berarti semua masalah yang timbul pada flashdisk semata-mata akibat kita sembarangan menancapkan flashdisk ke komputer lain saja. Ada beberapa masalah yang muncul karena faktor lain, seperti flashdisk palsu, file sistem yang berbeda, dan lain sebagainya.

Karena penyebab flashdisk tidak bisa menyimpan file dan tidak bisa diisi data tidak hanya satu saja, maka akan ada beberapa poin tentang penyebab dan solusi mengatasinya. Semuanya akan saya bahas dan kupas tuntas pada artikel ini, silahkan simak dengan baik agar memahami masalah serta solusi yang tepat untuk mengatasinya.


Cara Ampuh Mengatasi Flashdisk Tidak Bisa Menyimpan File Dan Tidak Bisa Diisi Data :

1. File Sistem Yang Tidak Sesuai

Masalah umum yang sering terjadi adalah file sistem yang tidak sesuai dengan keperluan kita saat menyimpan file pada flashdisk. Sebenarnya hal yang satu ini bukanlah termasuk masalah, hanya saja kurangnya pengetahuan kita mengenai sistem file pada flashdisk maupun media penyimpanan lainnya. Saya akan sederhanakan lagi penjelasannya agar mudah dipahami oleh kalian.

Penting untuk diketahui, setiap media penyimpanan memiliki beberapa tipe file sistem yang dapat kita ubah sesuai kebutuhan. Misalnya pada sistem operasi linux, basis file sistem yang digunakan tentu berbeda dengan sistem operasi windows. Saya ambil contoh disini, misalnya tipe file sistem harddisk untuk sistem operasi windows adalah NTFS, sedangkan untuk sistem operasi linux adalah ext2,ext3, dan ext4.

Maka jangan heran ketika kalian menancapkan flashdisk yang bertipe NTFS ke smartphone lalu kemudian flashdisk tidak dapat terbaca, hal tersebut dikarenakan file sistem untuk smartphone berbeda dengan file sistem flashdisk yang ada pada windows, smartphone sendiri berbasis sistem operasi linux.

Tips :
Jika kalian ingin flashdisk terbaca kedua-duanya (di komputer maupun di smartphone) maka kita perlu memformat flashdisk menjadi FAT32.

Seiring berkembangnya zaman, file sistem pun semakin ditingkatkan dan banyak mengalami kemjuan. Bahkan file sistem untuk windows saja sudah mengalami beberapa perubahan, mulai dari FAT16, FAT32 hingga saat ini NTFS. Dengan adanya perkembangan file sistem tersebut, maka ada kelebihan/keunggulan pada file sistem yang lebih modern. Nah disinilah salah satu masalah sering muncul, yaitu ketika kita copy file ke flashdisk selalu gagal. Masalahnya apa? Ya karena kebutuhan file sistem yang berbeda. Untuk mengatasi masalah yang satu ini dan memahami sedikit materi tentang file sistem silahkan baca artikel berikut ini.

Baca Juga : Mengatasi Error The File Is Too Large For The Destination File System Serta Penjelasan Lengkapnya

2. Bad Sector

Menurut saya, masalah kedua ini cukup rumit untuk dipahami, pasalnya kita harus mengecek serta membuktikannya terlebih dahulu. Apakah benar telah terjadi bad sector pada flashdisk atau tidak? Namun kalian tidak perlu khawatir karena saya telah menjelaskannya di lain artikel, agar penjabarannya semakin lengkap maka lebih baik baca terlebih dahulu artikel yang saya rekomendasikan di bawah ini.

Baca Juga : Apa Itu Bad Sector Pada Harddisk, Penyebab, Ciri-Ciri Dan Cara Mengatasinya

Artikel diatas membahas tentang masalah bad sector yang sering terjadi pada media penyimpanan hingga menyebabkan masalah seperti flashdisk tidak bisa menyimpan file ataupun diisi data. Pada artikel tersebut juga telah saya jelaskan apa saja penyebab, ciri-ciri dan cara mengatasinya. Silahkan baca dan pahami secara perlahan agar tidak membingungkan, pertama pahami dahulu apa itu bad sector, selanjutnya ciri-ciri dan penyebabnya, setelah itu cek apakah flashdisk kalian terken bad sector atau tidak. Jika demikian, silahkan perbaiki bad sector dengan tutorial yang sudah saya tuliskan diatas.

3. Write Protected

Penyebab ke-3 flashdisk tidak bisa menyimpan file dan tidak bisa diisi data adalah masalah write protected yang muncul pada flashdisk. Biasanya, hal ini terjadi secara tiba-tiba dan menyebabkan flashdisk tidak bisa diisi data/file apapun, kita juga tidak bisa menghapus file didalamnya dan bahkan flashdisk tidak bisa diformat. Salah satu penyebab terjadinya write protected adalah kita sering mencabut flashdisk sembarangan tanpa di eject terlebih dahulu. Namun jujur saja, saya baru pernah mengalami hal ini sebanyak 1x walaupun saya sering mencabut flashdisk sembarangan. 😁

Ketika terjadi write protected, maka kalian tidak bisa memasukkan file apapun ke dalam flashdisk. Masalah seperti ini masih bisa diatasi, solusinya pun sudah saya tuliskan di lain artikel. Silahkan ikuti panduan pada artikel di bawah ini untuk mengatasi write protected pada flashdisk.

Baca Juga : Berikut 4 Cara Ampuh Mengatasi Flashdisk Write Protected (Tidak Bisa Diformat)

4. Flashdisk Palsu

Nah penyebab yang ke-4 ini saya yakin sekali belum banyak yang mengetahuinya, "Dih sok tau lu bang!". Tapi beneran loh, kalau memang kalian sudah tau berarti kalian salah satu orang yang beruntung. Berdasarkan pengalaman saya chat di grup teknisi, banyak yang belum mengetahui masalah ini. Terkadang ada beberapa kasus yang terjadi dimana flashdisk tidak bisa menyimpan file dan tidak bisa diisi data, gejalanya adalah file/data selalu hilang setelah kita mencabut flashdisk.

Hal serupa saya alami sendiri, waktu itu saya membeli flashdisk dengan kapasitas 8GB. Saat saya isi file lebih dari 100 Mb, pasti ada beberapa file yang tidak bisa saya buka. Dan setelah saya cabut flashdisk dari komputer lalu saya tancapkan lagi, tiba-tiba file yang saya tambahkan hilang seketika (hanya tersisa beberapa saja).

Segala cara sudah saya lakukan, sampai-sampai saya mengira bahwa file yang saya tambahkan berubah menjadi file sistem yang masih mentah (entah apa ekstensinya saya lupa, tapi intinya ada deskripsi "recovery file"). Lalu saya pun mencoba convert file tersebut menjadi file asli, namun sia-sia saja dan ternyata setelah saya cek kapasitas aslinya hanya sebesar 107,8 Mb, jadi bukan masalah pada filenya tetapi pada kapasitas asli flashdisk tersebut.

Jika kalian ingin mengetahui bagaimana ciri-ciri flashdisk palsu, tenang saja saya sudah buatkan 2 artikelnya untuk kalian. Jadi, kalian bisa lebih hati-hati saat membeli agar tidak tertipu flashdisk palsu. Selengkapnya dapat kalian baca pada artikel di bawah ini.

Baca Juga : Cara Untuk Mengecek Dan Membedakan Flashdisk Asli Atau Palsu. Terbukti 100% Ampuh!!! 
Baca Juga : 11 Cara Membedakan Flashdisk Toshiba Asli Dan Palsu (Ori vs Kw) Serta 5 Masalah Yang Sering Timbul

5. Hilang Karena Virus

Penyebab yang terakhir menurut saya termasuk permasalahan umum yang sering terjadi. Masalah seperti ini sering sekali kita temukan, entah saudara, teman, atau bahkan kita sendiri yang mengalaminya. Apalagi jika kita sering menggunakan flashdisk kita ke banyak komputer secara sembarangan, maka siap-siap saja menanggung resikonya. Sebenarnya hal seperti ini bisa diminimalisir jika kita menerapkan suatu trik-trik khusus agar flashdisk kita aman walaupun sering digunakan di sembarang komputer.

Baca Juga : Tips Komputer Agar Terhindar Dari Virus Yang Jarang Diketahui Orang. Nomor 2 dan 3 Sangat Penting

Banyak orang yang sering panik ketika file yang ada di flashdisk tiba-tiba hilang, entah file itu baru saja dicopy atau sudah lama ada dalam flashdisk. Mereka beranggapan file tersebut hilang secara permanen padahal tidak. File tersebut hanya disembunyikan menjadi file sistem, cara mengembalikannya pun sangatlah mudah. Saya juga tidak akan terlalu panjang menjelaskan, jika kalian menemukan masalah seperti ini silahkan terapkan langsung cara yang sudah saya tuliskan pada artikel di bawah ini.

Baca Juga : 100% Berhasil!!! 2 Cara Mengembalikan File Yang Hilang/Terhapus Karena Virus

Pada intinya, semua masalah pasti ada solusinya. Jangan pernah menyerah untuk menghadapi masalah, jangan pula lari dari sebuah masalah karena kita bisa belajar hal penting yang tak ternilai harganya 😊. Jika solusi tersebut masih belum membuahkan hasil, kalian bisa bertanya lebih lanjut pada kolom komentar atau menghubungi kami melalui kontak yang disediakan.

Demikian artikel yang dapat saya bagikan hari ini, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Jika ada kekurangan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Terima kasih atas kunjungannya, kunjungan kalian sangat berharga sekali untuk kemajuan website ini. Jangan lupa terus nantikan artikel terbaru dari saya dan sampai jumpa lagi di lain artikel. 😇

0 Komentar

Silahkan Berkomentar Dengan Baik Dan Sopan

Postingan Berikutnya Next Post
Postingan Sebelumnya Previous Post