10 Upaya Dan Cara Mengatasi Pengangguran Teknologi (Bisa Download) - Aurora Tekno

Aurora Tekno

Belajar Tips Dan Trik Komputer, Android, Dan Pengetahuan Lainnya

Friday, January 4, 2019

10 Upaya Dan Cara Mengatasi Pengangguran Teknologi (Bisa Download)

10 Upaya Dan Cara Mengatasi Pengangguran Teknologi (Bisa Download)
Dengan kemajuan Teknologi, segala hal menjadi lebih mudah, cepat, efisien, hemat waktu dan lebih ringan. Dari yang biasanya mencuci dengan tangan sekarang menjadi lebih mudah dengan hadirnya mesin cuci, dari yang biasanya jalan kaki sekarang kendaraan sudah berlimpah, dari yang biasanya bayar tunai sekarang bisa menggunakan ATM, kartu kredit dan masih banyak sekali contoh lainnya. Namun siapa sangka yang namanya pengangguran semakin meningkat jumlahnya karena efek dari Teknologi itu sendiri? Inilah yang dinamakan pengangguran teknologi. Tenaga kerja semakin berkurang karena telah digantikan oleh mesin.

Seperti pada kasus yang baru saja saya lihat kemarin di Instagram. Sebuah supermarket di Jepang telah menerapkan mesin keranjang kasir yang bisa menghitung jumlah harga belanjaan sang pembeli. Mesin berupa keranjang ini bisa memindai barcode produk hingga kasir yang mampu mengemas barang sendiri. CNBC (14/12) melaporkan mesin robotik tersebut ada di gerai convenience store, Lawson di Prefektur Osaka, Jepang. Pihaknya bekerja sama dengan perusahaan elektronik, Panasonic meluncurkan mesin bernama Reji Robo tersebut. Dan kabarnya, penggunaan teknologi Reji Robo ini mampu mengurangi biaya tenaga kerja hingga 10%.


Dengan kejadian seperti diatas, maka secara tidak langsung lapangan pekerjaan akan semakin berkurang karana salah satu efek kemajuan sebuah Teknologi. Namun jangan semena-mena menyalahkan Teknologi, kita yang menerima manfaatnya, kita pula yang menikmati kemajuan Teknologi ini di dalam kehidupan sehari-hari. Lalu siapa yang berhak di salahkan? Tidak ada yang perlu disalahkan, kita sebagai manusia jangan selalu menyalahkan keadaan, justru kitalah yang harus selalu belajar dan belajar untuk menambah wawasan serta pengetahuan. Melihat hal ini, kita sendiri paham bagaimana orang yang tidak mau mengikuti Teknologi, mereka semakin tertinggal dan terpuruk, bahkan banyak pula yang menganggur. Hal semacam ini masih bisa diatasi dengan cara menumbuhkan kesadaran setiap orang untuk menjadi lebih kreatif dan mempunyai keterampilan yang kritis.

Pemerintah sendiri sedang berupaya mengatasi masalah yang satu ini. "Pemerintah menjadikan pelatihan vokasi untuk kebijakan strategis sebagai salah satu antisipasi dampak pengangguran akibat digitalisasi dan otomatisasi Teknologi. Kebijakan strategis tersebut harus melibatkan pengusaha dan pekerja," kata Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri Kementerian Ketenagakerjaan Indah Anggoro Putri dalam keterangan tertulis, Senin (17/4/2017). Indah mengungkapkan hal tersebut dalam acara dialog nasional mengenai Prakarsa Pekerjaan Masa Depan bertajuk 'Implikasi Kemajuan Teknologi terhadap Pekerjaan' di Hotel Aryaduta, Jakarta, (17/4/2017). Dialog tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI bekerja sama dengan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) yang melibatkan pemerintah, pengusaha dan juga serikat pekerja.
Pemerintah juga serta merta mendorong dialog sosial yang lebih intensif dengan pengusaha dan pekerja dalam mengantisipasi dampak otomatisasi dan digitalisasi teknologi. Sehingga dialog segitiga antara pemerintah, pengusaha dan pekerja tak hanya sekedar isu gaji atau upah, tapi juga membahas tantangan dunia kerja yang akan datang sebagai dampak revolusi teknologi. Sementara itu Regional Office for Asia and Pacific ILO Gary Rynhart dalam penjelasannya mengatakan bahwa dampak revolusi teknologi tak bisa dihindari. Ia mencontohkan hasil riset ILO yang menunjukkan risiko dari digitalisasi teknologi yang telah menghilangkan 86 persen pekerjaan sektor garmen dan alas kaki di Vietnam, Kamboja dan Myanmar. 

"Kondisi di Indonesia tak jauh beda. Sektor padat karya, jasa, pertanian dan manufaktur yang paling terancam," ucapnya.  Kondisi yang serupa juga dialami oleh beberapa negara, khususnya pada negara berkembang. Lebih dari 60 negara saat ini sedang merencanakan konsultasi dengan para pemangku kepentingan yang relevan mengenai isu pekerjaan masa mendatang (future of work).


10 Upaya Dan Cara Mengatasi Pengangguran Teknologi :

1. Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Dengan meningkatkan mutu/kualitas pendidikan, para pekerja yang telah dibekali pendidikan lebih tinggi tentu akan lebih mudah beradaptasi dengan kemajuan Teknologi yang ada. Namun pendidikan tidak hanya harus didapatkan di sekolah, belajar kepada seseorang yang sudah berpengalaman akan lebih intens dengan mengetahui segala kemungkinan yang terjadi dan bagaimana sikap kita dalam menghadapinya, terutama pendidikan moral, sikap dan mental kita.

2. Melakukan Pelatihan Bagi Pekerja Yang Terkena Dampak Pengangguran Teknologi

Mengadakan pelatihan berupa seminar, workshop atau training dalam pembekalan keterampilan kepada para pekerja yang terkena dampak Teknologi adalah salah satu upaya yang bisa kita lakukan. Dengan begitu, para pekerja akan memiliki keterampilan yang dapat digunakan untuk mencari atau bahkan membuka lapangan kerja baru. Contohnya : Para petani yang biasa menumbuk padi dengan cara manual bisa dilatih agar bisa menggunakan mesin penggiling padi.

3. Membuka Lapangan Kerja Baru

Pemerintah perlu mengadakan program kerja untuk membuka lapangan kerja baru kepada orang-orang yang terkena dampak Teknologi. Misalnya dengan mengadakan program perbaikan gorong-gorong, jalan raya ataupun fasilitas umum lainnya. Selain itu, jika kita atau saudara kita mempunyai sebuah bisnis ajaklah untuk membuka lapangan kerja baru kepada orang lain dengan tujuan mengurangi jumlah pengangguran yang ada.

4. Membuka Kredit Pinjaman Modal

Alasan yang paling sering ditemukan pada pengangguran yang terkena dampak Teknologi adalah tidak adanya modal untuk mengadopsi Teknologi baru tersebut. Dengan menyediakan kredit pinjaman modal, maka mereka dapat menerapkan teknologi baru dengan lebih mudah. Misalnya pengelola jasa loundry bisa meminjam dana untuk keperluan membeli mesin cuci.

5. Mengembangkan Apa Yang Menjadi Bakat

Ketika anda memiliki bakat dalam bidang tertentu, maka kembangkanlah terus bakat tersebut. Kita pasti punya bakat yang berbeda-beda, dan alangkah baiknya jika kita mengembangkan apa yang sudah menjadi keahlian kita daripada belajar lagi dari awal untuk sesuatu yang belum kita ketahui sama sekali. Memang, yang namanya belajar itu tiada batasnya, apapun harus kita pelajari, tapi kita tidak akan cepat bosan/mudah menyerah jika menekuni apa yang sudah ada dalam diri kita. Misalnya, kalian lebih mahir dalam komputer, maka jangan memaksa diri untuk kuliah di jurusan pertanian. Kembangkan ilmu komputer dan buatlah lebih spesifik lagi, misalnya menjadi desainer, blogger, youtuber atau admin kantor.

Baca Juga : Ketahuilah 12 Bahaya Radiasi HP/Ponsel Bagi Kesehatan

6. Memperluas Pergaulan

Melihat kehidupan nyata pada era ini, relasi sangatlah menentukan peluang kerja pada setiap orang, salah satunya pergaulan. Kita tak harus terlihat menonjol dalam sebuah pergaulan, cukup menjadi orang yang bisa diandalkan, mudah berbaur, disukai serta diinginkan banyak orang karena kontribusi anda bagi sebuah tim. Secara tidak langsung ini akan membangun sebuah kepercayaan mereka terhadap anda, dan selanjutnya anda bisa dilibatkan dalam bisnis atau ruang lingkup kerja mereka.

7. Menjadi Orang Yang Lebih Kreatif

Jika anda adalah salah seorang yang menganggur karena terkena dampak dari globalisasi maka anda perlu meningkatkan kreatifitas terhadap apa yang anda kerjakan atau hasilkan. Misalnya seorang pengusaha memproduksi susu dalam kemasan, maka sisipkanlah sesuatu yang berbeda dan mempunyai ciri khas tertentu. Ini akan membuat banyak orang bertanya-tanya dan membuat produk anda lebih cepat terkenal bahkan tanpa iklan, karena semua orang mempertanyakan produk anda yang unik.

8. Menghubungi Rekan Lama

Salah satu cara untuk mengatasi pengangguran adalah menghubungi rekan lama dan mulailah mencari informasi lowongan bisnis atau lapangan pekerjaan dari mereka. Dengan begitu, kita mempunyai pilihan untuk membuat masa depan lebih cerah dari sebelumnya. Bahkan kita bisa belajar dari rekan lama kita bagaimana dia bertahan dan mengembangkan bisnis/pekerjaannya di tengah-tengah kemajuan Teknologi.

9. Mempertimbangkan Kesukarelaan

Cobalah mempertimbangkan untuk mengikutkan diri dalam lembaga sukarelawan seperti kemasyarakatan dan kepedulian sosial. Kita tak tahu apa yang akan terjadi kedepannya, misalnya ketika menjadi relawan. Kita akan bertemu relawan lain dengan kebutuhan di perusahaannya atas keahlian dan usahanya. Dan kita akan mendapatkan bonus rujukan dari perusahaan mereka untuk mempekerjakan kita sebagai karyawan ataupun mendapatkan jabatan tertentu.

10. Memanfaatkan Layanan Online

Dengan zaman yang modern ini, rasanya mubazir ketika media sosial hanya digunakan untuk ajang pamer belaka. Layanan online bisa kita manfaatkan untuk berbagai hal, kita bisa masuk ke forum jual beli untuk menjual sesuatu, lowongan kerja untuk mencari informasi tenaga kerja, berkomunikasi dengan orang yang ternama untuk memulai bisnis atau bahkan mengiklankan suatu produk. Kita bisa menjalin bisnis dengan orang lain dengan cara mengiklankan barang mereka di akun sosial media/wall kita.

Baca Juga : 9 Cara Membuat Gaya Huruf Keren Di Whatsapp


PENTING, HARAP DIBACA!!!
Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, karena maraknya pencurian konten/artikel di dunia blogger untuk kepentingan pribadi, maka saya menggunakan kode anti copy paste pada blog saya ini untuk menghindari orang yang ingin mencuri artikel saya dengan tujuan di posting kembali di google.

Namun khusus untuk artikel pengetahuan seperti ini, saya sediakan link download di bawah ini berupa dokumen bagi kalian yang ingin menggunakan artikel ini untuk keperluan tugas sekolah, pembuatan laporan ataupun sebagai bahan pembelajaran (asal tidak untuk di posting kembali di google).

Download Dokumen :  10 Upaya Dan Cara Mengatasi Pengangguran Teknologi
Password File : www.auroratekno.com

No comments:

Post a Comment