author photo
 Penyebab Dan Cara Mengatasi Hasil Print Bergaris Atau Tidak Jelas
Pernah mengalami hasil cetakan print bergaris? Batas garis tidak lurus? Hasil cetakan tidak jelas? Jangan risau sobat semua, kali ini saya akan share apa saja penyebab dan cara mengatasi cetakan printer yang bergaris dan tidak jelas. Pada umumnya, saat menggunakan printer kita tak akan mempedulikan kemampuan dan berapa batas jumlah halaman untuk 1x print. Kita hanya akan melakukan perbaikan saat printer kita rusak saja, padahal lebih baik mencegah daripada mengobati kan? Nah kalau disini nggak beda jauh, lebih baik mencegah daripada memperbaiki, hehehe..

Baca Juga : Cara Ampuh Agar Copy Paste Tidak Ketahuan Oleh Siapapun

Tapi apa daya, ketika nasi sudah menjadi bubur, alias sudah terlanjur. Tapi jangan salah, bubur dikasih kerupuk, diberi kuah, bawang dsb kan jadi bubur ayam. Enak bukan? Jadi pengin beli nih, hehehe.... Jadi bagi kalian yang sudah terlanjur tidak memperhatikan bagaimana cara menggunakan printer sesuai prosedur sebaiknya pahami betul yang saya tuliskan di bawah ini.

Apa Saja Sih Penyebab Hasil Cetakan Printer Bergaris?

Kira-kira apa saja yang menyebabkan hasil cetakan printer kurang bagus? Di bawah ini akan saya jabarkan apa saja penyebabnya, untuk cara mengatasinya dapat kalian baca selanjutnya.

1. Kehabisan tinta

Printer yang kehabisan tinta akan menyebabkan cartridge cepat rusak, sebaiknya cek secara berkala apakah tinta masih mencukupi atau tidak. Lagian setiap kita print halaman disitu ada indikator jumlah kapasitas tinta yang masih tersedia pada cartridge. Selain itu kita bisa menggunakan infus agar printer tidak pernah kehabisan tinta. Saya pernah mengalami dimana terdapat 2 printer yang dibelikan cartridge baru, dan kedua-duanya saya gunakan untuk mengeprint halaman secara bersamaan. Printer yang satu diinfus dan satunya tidak, dan kebetulan saya lupa mengisi tinta sampai kehabisan. Akhirnya setelah saya isi kembali kualitas cetakannya malah bergaris, dan saya sudah melakukan cleaning head beberapa kali.

2. Print terlalu banyak halaman

Tidak hanya karena kehabisan tinta, jika kalian memaksa printer untuk melakukan cetak halaman terlalu banyak maka yang terjadi hasil cetakan kurang bagus. Lebih parahnya lagi sensor pada printer akan langsung rusak dan menyebabkan printer menarik-narik kertas sendiri, kita harus mengganti sensor tersebut agar printer dapat digunakan. Sebaiknya perkirakan berapa halaman yang wajar dalam sekali cetak.

Umumnya, jika printer yang digunakan adalah Canon IP 2770, IP 1880, MP 230 maka sekali cetak saya biasanya membatasi sampai 50 halaman, setelah itu istirahat sejenak dan mulai print lagi. Lebih amannya malah 30 halaman, setelah itu berhenti sejenak kira-kira selama 10 menit dan baru mulai print lagi. Namun setiap printer kemampuannya berbeda, apalagi jika sudah laserjet, jika bicara tentang printer laserjet beda lagi. Dari namanya saja sudah keren "LaserJet", maka kemampuan print dan kecepatannya jauh lebih baik dibandingkan yang masih menggunakan tinta. Pada printer laserjet, kita bisa mengeprint sampai 200 halaman untuk satu kali print, atau malah lebih. Saya aja pernah print sampai beribu-ribu halaman masih waras-waras saja. Sekali lag, hal tersebut tergantung kemampuan dari printer itu sendiri.

Baca Juga : Tips Memilih Smartphone Android Berkualitas Agar Tak Menyesal

3. Printer jarang digunakan

Jika printer jarang digunakan maka yang terjadi adalah tinta kering, cartridge printer ngadat, selain itu roler dan penarik kertas terkadang bermasalah. Saat tinta pada cartridge kering, maka hasil cetakan pun tidak bagus (bergaris, tidak jelas atau bahkan tidak keluar sama sekali). Jadi gunakanlah printer untuk mencetak halaman agar tinta didalamnya tidak kering.

4. Kemampuan cartridge yang sudah tutup usia / sudah usang

Cieh bahasanya pake "tutup usia" kayak lagu aja, mencintaimu sampai tutup usia. Jomblo kok ngomongin cinta, Hehehe.... Yang namanya barang elektronik punya masa pakai yang berbeda-beda, layaknya cartridge. Jika masa pakai sudah mendekati maksimal, maka kemampuan pun akan menurun dan akhirnya rusak juga. Maka jangan harap barang yang anda miliki akan abadi, karena di dunia ini tak ada yang abadi... Lalu apakah kita harus langsung menggantinya? Tidak tentu!!! Saya masih punya solusi untuk hal ini, dimana lagi kalau bukan di Blog Aurora Tekno.

Baca Juga : 10 Efek Virus Komputer Yang Wajib Kamu Ketahui Beserta Solusinya

Jika kita sering melakukan perawatan maka kerusakan printer pun jarang sekali terjadi. Apa saja sih perawatan yang perlu kita lakukan, dan bagaimana pula cara mengatasi hasil cetakan yang bergaris atau tidak jelas? Simak artikel berikut ini dengan baik.


Bagaimana Cara Mengatasi Hasil Cetakan Print Bergaris Atau Tidak Jelas?

1. Suntik tinta ke dalam cartridge

Langkah pertama yang biasa dilakukan para teknisi komputer maupun printer adalah menyuntikkan tinta ke dalam cartridge, sebaiknya suntikan tinta sebanyak 4-5 ml. Setelah itu lakukan cara ke-2 dibawah ini jangan langsung digunakan untuk mencetak dokumen.

2. Cleaning head

Setelah printer diisi tinta jangan langsung digunakan untuk mencetak, tetapi cleaning head terlebih dahulu agar tinta yang keluar melalui head cartridge lancar. Selain itu untuk pengguna printer yang diinfus cara ini adalah cara terbaik agar tinta mengalir dari tabung ke selang dan masuk ke cartridge. Namun melakukan cleaning berkali-kali dapat menyebabkan cartridge rusak. Saya pun terkadang hanya 3x saja, kalau terpaksa ya 5x, itupun karena terpaksa daripada saya sedot tintanya. Berikut cara cleaning head :
  • Buka control panel (tidak tau cara membuka control panel? klik start dan ketik saja langsung "control panel")⇒ hardware and sound ⇒ devices and printers ⇒ klik kanan pada printer dan pilih printing preferences, bagi pengguna windows 10 juga bisa melalui settings. Caraya klik start ⇒ masuk ke settings ⇒ Devices ⇒ Printers and scanners klik pada salah satu printer dan pilih manage. Selanjutnya nanti akan muncul tampilan seperti di bawah ini

 Penyebab Dan Cara Mengatasi Hasil Print Bergaris Atau Tidak Jelas

  • Lihat pada tab menu diatas, disitu masih di menu Quick Setup, sekarang pindah ke Maintenance. Jika sudah masuk, lihat pada yang saya lingkari. Yang pertama adalah Cleaning biasa dan yang kedua Deep Cleaning, deep cleaning akan membuang tinta lebih banyak dibanding cleaning, tetapi hasilnya signifikan, silahkan lakukan sesuai kebutuhan. Jika tinta memang sampai benar-banar habis maka lakukan deep cleaning, jika hanya bergaris kita pun bisa memilih kedua opsi tersebut. Lakukan hingga 3x atau sampai cetakan benar-benar bagus, atau sampai tinta mengalir ke cartridge (bagi yang menggunakan infus). 

 Penyebab Dan Cara Mengatasi Hasil Print Bergaris Atau Tidak Jelas

  • Setelah klik ok (jika memilih deep cleaning, maka akan muncul opsi seperti dibawah ini), nah anda ingin melakukan cleaning cartridge hitam saja (Black) atau semua warna (All Color). 

 Penyebab Dan Cara Mengatasi Hasil Print Bergaris Atau Tidak Jelas

  • Setelah itu akan muncul jendela Print Check Pattern, nah itu terserah anda, setelah melakukan cleaning apakah anda ingin melihat hasil cetakan langsung atau mau mencetak test print secara manual.

3. Mengatur hasil cetakan menjadi high quality printing

Jika tinta benar-benar sudah diisi hampir penuh dan sudah dilakukan cleaning berkali-kali maka seperti pada bahasan diatas, yaitu masa pakai cartridge hampir usang. Alternatif daripada harus langsung mengganti adalah dengan mengatur hasil cetakan menjadi high quality printing. Namun perlu diketahui, jika high quality maka kecepatan mencetak akan lebih lambat, dan jika anda sudah menggunakan high quality print maka anda harus siap-siap mengganti cartridge dengan yang baru karena cartridge sudah hampir rusak. Oke, lalu bagaimana cara mengatur agar print quality menjadi high? Simak cara pada nomor tadi dan lihat pada yang saya lingkari, ubah print quality menjadi high
 Penyebab Dan Cara Mengatasi Hasil Print Bergaris Atau Tidak Jelas

4. Rendam Cartridge Menggunakan Air Panas

Tujuan merendam menggunakan air panas adalah agar tinta yang kering dan head yang macet dapat kembali normal. Cara ini hanya direkomendasikan bagi yang jarang sekali menggunakan printernya, untuk yang masih sering sebaiknya lewati saja cara ini. Dan perendamannya pun tidak asal-asalan, yang direndam itu hanya pin yang di bawah, jangan sampai pin yang dipinggir juga terkena air. Atau jangan direndam, didekatkan saja pada air panas agar terkena uapnya. Tapi kalau saya pribadi lebih baik direndam.

Baca Juga : Cara Mengetahui Kapasitas Flashdisk Sesungguhnya Dengan Mudah Dan Akurat

Ingat ya, pin yang di pinggir jangan sampai kena air. Setelah direndam coba ambil tinta didalam cartridge menggunakan jarum suntik, setelah itu isi lagi menggunakan tinta yang baru. Saat memasang kembali cartridge pun harus dalam keadaan kering agar tidak terjadi masalah. Jangan lupa juga untuk melakukan cleaning kembali pada printer anda.

5. Mengganti dengan cartridge baru

Jika cartridge memang sudah rusak maka mau pakai cara apapun tetap tidak bisa. Walaupun masih bisa tapi rasanya buang-buang waktu, apalagi sampai bongkar-bongkar cartridge dan hasilnya pun belum tentu cartridge akan normal kembali. Maka cara terakhir adalah mengganti cartridge..

Tips : 
Gunakanlah printer secara berkala, minimal seminggu 2x agar tinta di dalam cartridge tidak kering dan printer tidak bermasalah.

0 Komentar

Silahkan Berkomentar Dengan Baik Dan Sopan

Postingan Berikutnya Next Post
Postingan Sebelumnya Previous Post