Berikut Kelemahan Dan Kekurangan WinRAR Beserta Solusinya

author photo
AURORATEKNO.COM ~ Hallo sahabat Aurora Tekno semua, jumpa lagi dengan saya pada kesempatan yang berbahagia kali ini dengan keadaan sehat wal afiat tanpa halangan suatu apapun. Setelah membaca artikel mengenai Nyesel Nggak Baca!!! Inilah 7 Manfaat Membuat File Menjadi RAR tentu akan terasa lebih lengkap jika saya menjelaskan apa saja kelemahan jika menggunakan WinRAR untuk mengarsipkan file, tentu saja ada beberapa kelemahan karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT semata, hehehehe.....

Jika diantara kalian ada yang benar-benar belum paham mengenai WinRAR dan fitur-fiturnya silahkan baca artikel tentang Mengenal Fungsi Alat Pada WinRAR Dan Cara Mengarsipkan File

Berikut Kelemahan Mengarsipkan File/Membuat File Menjadi RAR Beserta Solusinya :


- Gagal Saat Disalin / Dipindah

Sudah baca artikel sebelumnya tentang manfaat membuat file menjadi RAR? Jika sudah maka kita akan lebih mudah memahami, ketika file berukuran kecil namun sangat banyak lalu diarsipkan maka otomatis file tersebut terkumpul menjadi 1 file yang berformat RAR.

Proses transfer (copy paste) pun akan semakin cepat, namun hal ini dapat menyebabkan file menjadi corrupt saat di transfer.

Alasannya apa? Sebuah media penyimpanan seperti harddisk punya sebuah masalah serius yaitu bad sector, silahkan baca artikel tentang Apa Itu Bad Sector Pada Harddisk, Penyebab, Ciri-Ciri Dan Cara Mengatasinya.

Nah, bad sector seringkali terjadi pada harddisk karena penggunaan yang sembarangan atau karena kualitas yang buruk dari harddisk itu sendiri.

Belajar dari hal ini maka kita bisa menyimpulkan, ketika kita mengarsipkan file yang begitu besar sampai berpuluh-puluh GB maka semakin besar pula kemungkinan file tersebut hinggap dan tersimpan pada sektor harddisk yang telah terkena bad sector.

Sebenarnya hal ini tidak hanya berlaku pada file yang sudah diarsipkan, namun berlaku pada semua file yang berukuran relatif besar.

Jadi ketika kalian menyimpan file besar yang begitu penting hati-hati saja, saya pun pernah mengalaminya, namun kita tak perlu khawatir, ada 2 cara untuk mengatasi hal seperti ini.

Solusi :

- Gagal Saat Diekstrak Atau Dibuka

Setelah kita mengarsipkan file terkadang kita ingin membuka arsip file tersebut untuk dimodifikasi atau keperluan tertentu, proses membuka arsip tersebut disebut mengekstrak.

Ketika kita gagal mengekstraknya maka file tersebut sudah tak berguna lagi, sungguh sayang jika file yang ada di arsip tersebut adalah foto-foto kenangan yang sangat berharga.

Maka kita perlu mengetahui apa penyebab file tersebut dapat rusak, penyebab pertama bisa jadi karena file hinggap pada bad sector tadi.

Penyebab kedua adalah kita yang terlalu ceroboh. Nah loh, ternyata kelemahan tersebut asalnya dari keteledoran kita sendiri!!!

Maksudnya apaan sih? Jadi gini, ketika kita akan mengarsipkan file maka akan dhadapkan pada kotak dialog mengenai opsi pengarsipan, silahkan baca artikel tentang Mengenal Fungsi Alat Pada WinRAR Dan Cara Mengarsipkan File.

Fokus pada poin nomor 5 tentang Compression Method, opsi pengarsipan bagian ini sangat perlu diperhatikan, kenapa?

Kenapa oh kenapa harus diperhatikan? Hayoo apa? Mulai kepo juga, karena kalian udah kepo maka saya jelaskan, hehehehe....

Jika kita menggunakan metode yang cepat (fast) maka kualitas pun akan dikesampingkan, namun jika kita memilih metode pengarsipan yang terbaik (best), maka proses akan berjalan lebih lambat namun kualitas akan diutamakan.

Otomatis jika kita menggunakan metode yang cepat, arsip file tersebut tidak tertata dengan rapi dan mudah corrupt / rusak.

Sebaliknya jika kita menggunakan metode yang terbaik maka kualitas akan diutamakan dan arsip file pun aman.

Solusi :
  • Memilih opsi best pada Compression Method saat akan melakukan kompresi file
  • Jika gagal diekstrak atau dibuka karena terkena bad sector maka solusinya lihat pada permasalahan pertama tentang melakukan recovery file.

- Memakan Waktu Lebih

Yang selanjutnya adalah memakan waktu lebih, bayangkan saja kalian punya file berukuran besar yang akan di kompres.

Entah dikompres menjadi satu atau beberapa part pastinya membutuhkan waktu apalagi jika metode kompres yang kita pilih adalah best.

Namun hal itu tak bisa kita hindari, kalau mau yang lebih baik ya harus sabar menunggu.

Belum lagi ketika kita ingin menggunakan file tersebut harus di extract dulu, tentunya membutuhkan waktu 2x lipat dari sebelumnya.

Inilah salah satu kelemahan ketika ingin mengarsipkan file menggunakan WinRAR. 

Solusi :
  • Solusinya tidak lain kita harus bersabar menunggu
  • Jangan membuat file besar menjadi RAR kecuali memang sangat perlu

Menurut saya kelemahan tersebut tidak sebanding dengan kelebihannya, apalagi kelemahannya masih bisa kita atasi dengan beberapa solusi yang ada.

Jadi lebih baik kita arsipkan saja file yang rentan terkena virus, file penting maupun file kecil-kecil yang berserakan.

Selain menjadi rapi, tentunya ini akan lebih mempermudah kita menyelamatkan file-file penting. Yang terpenting adalah menggunakan metode best saat melakukan kompresi file agar arsip tersebut tidak mudah rusak.

0 Komentar

Jika anda merasa bahwa artikel di blog ini bermanfaat, Anda bisa memberikan donasi melalui Paypal

Tidak diperbolehkan menyalin atau mencuri seluruh konten yang saya tulis di blog ini untuk di publikasi di blog lain, namun Anda boleh menyalin untuk kepentingan sekolah, tugas atau "Menyimpannya secara pribadi"

Postingan Berikutnya Next Post
Postingan Sebelumnya Previous Post