Thursday, May 3, 2018

author photo
Selamat malam guys, kali ini saya akan membagikan sebuah tips bagaimana cara mengembalikan file yang telah terhapus, hilang tanpa jejak bahkan setelah drive diformat sekalipun. Wah emang bisa ya? Tentu sangatlah bisa, apa sih yang nggak bisa di jaman sekarang? Hehe. Saya pernah di beri tugas oleh seseorang untuk mengetik soal. Dan waktu itu saya kerjakan lebih cepat, setelah selesai saya simpan di dalam flashdisk dan saya salin ke komputer sendiri. Setelah sekian lama, saya mau print soal tersebut karena besoknya mau di pakai. Dan alangkah kagetnya setelah saya cek file yang ada di komputer saya ternyata adalah soal yang belum selesai, 50% pun tak sampai. Dan saya ingat-ingat dimana saya menyimpan data cadangannya, lalu saya ingat bahwa saya menyimpan di dalam flashdisk. Sayangnya, flashdisk tersebut sudah saya format terlebih dahulu. 😔

Saat kejadian itu saya tidak mengetik ulang soal-nya, agak males juga, hehe. Tapi saya cari cara agar file itu kembali ke genggaman tangan saya lagi. Wah emang bisa digenggam ya? Bisa dong, dalam angan-angan saja... 😀

Akhinya saya menemukan aplikasi yang cocok untuk mengembalikan data (foto, dokumen, video, dll) yaitu menggunakan EaseUS Data Recovery Wizard. Aplikasi ini tidak gratis alias berbayar, bagi yang ingin menggunakan silahkan beli, sedangkan yang ingin versi b*jakan monggo resiko ditanggung sendiri, mohon maaf sebelumnya karena blog saya tidak menyediakan aplikasi b*jakan, takutnya kena banned, hehe..

Cara Mengembalikan File Yang Terhapus Menggunakan EaseUS Data Recovery :

  • Buka aplikasi EaseUS Data Recovery Wizard yang sudah diaktivasi (yang belum diaktivasi hanya bisa melihat data tanpa bisa mengembalikannya)
  • Pilih drive yang akan di scan (tempat dimana terakhir anda menyimpan file). Misalnya saya akan mencari file yang hilang di flashdisk yaitu di drive F:
Pilih Drive Yang Akan Di Scan
  • Setelah itu proses scanning akan berjalan. Nah ini berjalan cukup lama, tergantung berapa ratus/ribu file yang pernah ada di drive kita, dan tentunya kecepatan drive juga berpengaruh. Scan disini ada dua yaitu Quick Scan (scan cepat) dan Deep Scan (scan mendalam). Saran saya, lebih baik tunggu deep scan selesai, berikut ini contoh proses scanning. Nomor 1 adalah progress scanning, nomor 2 adalah hasil dari quick scan, dan nomor 3 adalah hasil dari deep scan.
Proses Scanning Berlangsung
  • Nah disini kita lihat hasil dari deep scan, karena metode deep scan ini lebih detail dan hasilnya pun lebih menjanjikan daripada quick scan. 
Hasil Scanning
  • Perhatikan hasil deep scan dibawah ini, file yang saya ambil adalah dokumen berbentuk RTF (Rich Text Format) yang hampir sama dengan .doc ataupun .docx. Disitu ada beberapa file, saya pilih 3 dokumen yang akan dipulihkan. Nama filenya agak berbeda namun isinya masih utuh, tinggal bagaimana kita memilah-milah mana data yang akan dipulihkan.
    Dokumen Yang Terbaca Dari Hasil Scanning
Note : Sekedar berbagi pengalaman, ketika itu saya lihat hasil dari quick scan, nama filenya tidak berbeda dengan yang aslinya namun isi file-nya kurang lengkap, dan setelah melihat hasil deep scan nama file-nya berbeda dan agak aneh namun isi file lengkap. Tapi tenang saja hal itu jarang terjadi kok, bahkan saya juga sering recovery menggunakan hasil dari quick scan dan file-nya tidak rusak alias masih utuh.
  • Untuk memilih file yang akan dipulihkan, cukup ceklist data tersebut lalu klik Recover dan Ok.
Recovery Data
  • Pilih dimana tempat untuk menyimpan file yang akan dipulihkan/recovery, disini saya contohkan di "Desktop" agar mudah dicari
Pilih Tempat Untuk Menyimpan File
  • Akan ada keterangan proses pemulihan sukses atau tidak, berikut contoh bila recovery berhasil. 
Recovery Sukses!!!
Itulah cara untuk mengembalikan data yang terhapus bahkan jika drive telah diformat sekalipun. Bila ada pertanyaan silahkan berkomentar, semoga bermanfaat dan selamat mencoba... Sekian dan akhir kata....
Postingan Berikutnya Next Post
Postingan Sebelumnya Previous Post

Sponsor