author photo
Hallo sahabat Aurora Tekno semua, apa kabar? Sehat kan? Semoga kita selalu dalam keadaan sehat wal afiat tanpa halangan sedikitpun, karena kali ini saya akan berbagi artikel mengenai penjelasan apa itu Root HP Android beserta fungsinya.
Root Android mungkin bukan hal asing lagi bagi kalangan pengguna Android, tapi bagi beberapa orang mungkin masih awam tentang Root HP Android, jika kalian memang belum paham, tenang saja admin akan jelaskan di postingan ini dengan lengkap dan tentunya mudah dipahami... Silahkan simak baik-baik artikel di bawah ini dan selamat membaca....

Pengertian Root

Root dalam bahasa indonesia adalah akar, terbayang kan langsung.? Kalau berbicara masalah akar kita otomatis akan menyimpulkan bahwa hal tersebut sifatnya paling dasar dan menjadi pilar dalam suatu sistem, Yap betul sekali... Kita belajar dari hal yang mudah dipahami saja, sebagai contoh di HP ada kata sandi. Kalau kita tak tahu apa kata sandi HP tersebut kita hanya bisa memandangi dari luar dan mencoba-coba pola saja (terbatas), jika kita tahu password HP tersebut maka kita bisa mengganti tema, ringtone, menghapus dan menambah aplikasi di HP tersebut (Leluasa).

Dan di dalam sebuah sistem android akses tertinggi adalah root, bila kita bicara linux user tertinggi adalah Super User (Root juga bisa dikatakan SuperUser), bila kita bicara Windows user tertinggi adalah Administrator, bila kita bicara ruang lingkup kelas kekuasaan tertinggi dipegang oleh ketua kelas (Asal nggak ada preman aja, 😀), bila kita bicara perusahaan maka Bos punya wewenang tertinggi, bila negara  maka akses tertinggi adalah presiden, begitu gambaran sekilasnya...

Fungsi Root

Seperti pada penjelasan diatas, maka Root berfungsi memberikan hak akses penuh kepada pengguna untuk melakukan modifikasi sistem baik secara data, tampilan, sampai pada sistem operasi tersebut, bahkan dapat melihat, menghapus, menambah isi & folder sistem Android yang jika pada tidak di root tidak bisa diakses secara normal (Walaupun bisa paling hanya bisa melihat).

Kelemahan HP Yang Di Root

Kata orang-orang root itu bahaya dan dapat merusak hp, bahkan dapat membuat HP mati total, apakah betul demikian?

Memang bisa dibenarkan, tetapi tidak selalu seperti itu. Mereka hanya tidak melakukan root sesuai prosedur, atau kebetulan sedang root tiba-tiba gagal ditengah-tengah karena baterai habis atau kabel tercabut. Maka DWYOR (Do With Your Own Risk) dan jangan menyalahi aturan bila tidak ingin seperti itu. Tapi root Android jaman sekarang sudah bisa pakai aplikasi yang kemungkinan menyebabkan rusak hanya 5% (menurut perhitungan saya). Berikut beberapa kelemahan HP yang di root :

1. HP Android bisa jadi mati total
2. Hilangnya garansi
3. Membuat celah pada keamanan sistem 
4. Kerusakan pada sistem karena user yang tidak paham saat mengotak-atik sistem
5. Dan lain-lain

Kelebihan HP Yang Di Root

Kelebihan HP yang sudah di root sangat banyak karena kita sudah punya hak akses penuh pada HP tersebut, saking banyaknya saya hanya ambil garis besarnya saja disini..

1. Dapat memindahkan data apikasi dari Internal ke Eksternal

Data yang tersembunyi dari aplikasi tertentu dapat kita pindahkan ke Eksternal agar ruang lebih terkendali. Apalagi bagi orang yang suka menginstall banyak aplikasi dan punya masalah tentang ruang Internal maka root adalah solusinya, setelah di root kita bisa menggunakan aplikasi pihak ketiga.

2. Bisa menghapus dan menambah aplikasi bawaan

Menurut saya hal ini penting karena kita kadang tak pernah menggunakan aplikasi bawaan HP, jadi daripada bikin penuh Internal mending hapus saja. Dan kita juga bisa menambah aplikasi bawaan di HP tersebut

3. Optimasi VGA

HP juga punya VGA layaknya komputer, VGA yang rendah jadi alasan mengapa game bisa lambat selain karena RAM dan Processor. Saya juga pernah optimasi VGA dan hasilnya sangat signifikan, saya menggunakan aplikasi GL Tools

4. Optimasi RAM

Ada cara untuk menambah RAM, tapi bukan menambah RAM secara fisik. Lebih tepatnya ke Caching. Jadi RAM mungkin bisa diambil dari Eksternal namun dalam pemahaman saya lebih ke Caching bukan secara fisik serta kurang optimal dan menurut saya terlalu berbahaya apalagi Eksternal sifatnya bisa di lepas dari HP, plus keadaan HP telah di Root (saya pernah melakukannya dan hasilnya tidak terlalu memuaskan).

Bila komputer yang diperlakukan seperti itu saya agak maklum mengingat komputer perangkatnya lebih besar dan lebih mudah dipahami secara fisik. Jadi hal yang perlu dilakukan hanya Optimasi yaitu dengan menggunakan aplikasi pihak ketiga misalnya Greenify

5. Baterai lebih hemat

Karena sudah melakukan optimasi RAM otomatis baterai akan lebih awet, tapi tergantung seberapa jauh kita melakukan optimasi RAM tersebut

6. Mengakses folder Root

Bila ada yang suka oprek sistem maka bisa jadi alternatif, misalnya saya pernah mengganti nada alarm bawaan android dari musik sendiri walaupun bisa kita memilih seperti biasa. Hehe. Selain itu banyak hal yang bisa diakses dan dipelajari dari folder Root tersebut.

7. Melakukan Overclock

Sama halnya dengan Processor komputer, overclock juga dapat dilakukan bila HP sudah dalam kondisi Root. Ini jadi jalan pintas ketika kita butuh Processor yang lebih cepat (Tentu perbedaannya tidak signifikan). Aplikasi pihak ketiga salah satunya adalah Kernel Auditor

8. Install Custom ROM

Misalnya kalian punya HP Asus dan kebetulan kita lebih suka tampilan sistem dari Samsung maka kita bisa menginstall Custom ROM tersebut

9. Menginstall CWM/TWRP Recovery

Bagi Advanced user mungkin membutuhkan hal ini untuk memudahkan menginstall Custom ROM ataupun melakukan hal lainnya

10. Bisa menginstall banyak aplikasi yang berhubungan dengan Root Android

Masih banyak aplikasi yang membutuhkan akses Root dan dapat mengubah segala tampilan, fitur serta fungsi lainnya. Bisa dipelajari sendiri hal tersebut. Dan masih banyak juga keuntungan-keuntungan dari HP yang sudah di Root

Mengapa Root Tidak Disediakan Langsung Dan Tidak Direkomendasikan Oleh Pabrik HP Tersebut?

Simpel saja alasan mengapa pabrik HP tidak menyediakan fitur Root secara langsungyaitu :

1. Menjaga File Sistem Android

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dari user yang belum paham maka fitur ini tidak disediakan, selain mempermudah user dalam mengoperasikan hal ini juga akan melindungi file sitem android yang ada

2. Untuk Kepentingan Penyedia Layanan

Hmmmm,, you know lah.. Hehe. Salah satu alasannya adalah hal diatas, itu hanya sebuah pendapat saja. Mungkin mereka ingin agar sistem terlindungi dan tidak ada hapus aplikasi bawaan agar mereka mudah dalam promosi melalui aplikasi bawaan HP tersebut

Cara Root HP Android

Karena artikel ini dikhususkan untuk membahas tentang root (Bukan cara root) maka saya hanya menjelaskan sekilas tentang cara Root Android ini. Seperti yang saya tuliskan diatas bahwa jaman sekarang Root sudah bisa menggunakan aplikasi Android yang kemungkinan bootloopnya HP hanya 5% bahkan 0%, hal itu dikarenakan saya tidak pernah mengalaminya, paling-paling Root-nya saja yang gagal. Hehe..

Saya lebih suka menggunakan aplikasi Kingroot (Di HP maupun PC), ada juga yang menggunakan Framaroot, tapi tidak menjamin langsung jadi. Kadang kita harus terus mencoba sambil merestart hp sampai 30x dan masih saja terus mencoba, ada juga yang 1x langsung jadi. Tapi lebih besar kemungkinan jadi saat kita menggunakan komputer, namun kita harus download bahan-bahannya termasuk alat Root yang disediakan oleh produsen HP tersebut.

Dan perlu diketahui, tidak semua HP bisa di Root pakai aplikasi diatas. Jadi kalau saya cenderung pakai komputer walaupun agak ribet sedikit, hehe... Untuk penjelasan cara Root lebih lengkapnya bisa cari di google karena seperti admin bilang tadi, ini hanya sekedar pengenalan.... 😊

Mohon maaf bila ada kesalahan, semoga artikel ini bermanfaat dan sampai jumpa lagi di lain artikel.

0 Komentar

Silahkan Berkomentar Dengan Baik Dan Sopan

Postingan Berikutnya Next Post
Postingan Sebelumnya Previous Post